WELCOME TO MY BLOG, & THANKS FOR VISITING

Sabtu, 28 Mei 2011

Jangan Takut-takuti Rakyat dengan Hukuman FIFA

Jangan Takut-takuti Rakyat dengan Hukuman FIFABandung - Pengamat sepak bola yang juga dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) Munawar Ahmad meminta pejabat PSSI maupun pemerintah, tidak lagi menakut-nakuti masyarakat dengan ancaman hukuman FIFA kepada Indonesia.

Munawar mengatakan, pejabat-pejabat di lingkungan PSSI menang sengaja menghembuskan untuk mengangkat imej pihak tertentu. Padahal FIFA tidak akan gegabah dalam menjatuhkan sanksi. Kalaupun akan menjatuhkan sanksi, pasti ada kriterianya, seperti negara tersebut melakukan kejahatan fatal dalam sepak bola. Sebelum menjatuhkan sanksi, pasti ada urutan-urutannya, seperti peringatan pertama atau kedua.

"Saya merasa miris karena kita selalu ditakut-takuti dengan sanksi FIFA. Padahal FIFA itu tidak akan gegabah dalam menjatuhkan sanksi pada satu negara," kata Munawar saat ditemui di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Rabu (25/5/2011).

Pria yang mengaku pernah menjadi staf Menteri Pemuda dan Olahraga pada 1997 ini menjelaskan, selama ini misi FIFA adalah menjunjung tinggi demokrasi tapi dalam kongres PSSI di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (20/5/2011) malam, unsur demokrasi tersebut tidak terlihat. Hal itu, menurutnya, merupakan pelanggaran karena tidak sesuai dengan visi FIFA. Karena itu, Munawar menyimpulkan adanya konspirasi dalam pelaksanaan kongres tersebut.

"Jadi kalau demokrasi itu tidak dijunjung tinggi, berarti itu sebuah pelanggaran. Dan saya juga mohon kepada para pejabat PSSI lama untuk tidak lagi menakut-nakuti bangsa ini dengan hukuman FIFA," ujarnya.

Masyarakat Indonesia juga kata Munawar mesti tahu, kalau FIFA itu bisa hidup dari 208 peserta dari berbagai negara yang memberikan iuran, termasuk Indonesia. Sehingga rakyat Indonesia tidak usah takut lagi dengan ancaman yang dihembuskan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab itu. Karena FIFA juga butuh Indonesia.

Melihat kisruh yang tengah melanda persepakbolaan Indonesia ini, Munawar juga melihat ada permainan orang Indonesia sendiri yang berusaha membodohi bangsanya sendiri, dengan mengunakan FIFA sebagai tamengnya.

Sumber : inilah.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar